Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami

Cara Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami

Mengatasi darah tinggi secara alami di apotek dapat dilakukan dengan bimbingan apoteker yang kompeten dengan program swamedikasi pasien. Tekanan Darah Tinggi alias hipertensi adalah penyakit yang umum ditemui di zaman modern ini. Pengidapnya tidak hanya orang yang lanjut usia, tetapi juga orang-orang muda. Ternyata hipertensi dapat diatasi secara alami dengan bahan-bahan tertentu. Namun sebelum itu, mari menyimak definisi, jenis, bahaya, dan cara pencegahannya.

Definisi Hipertensi

mengatasi darah tinggi secara alamiTekanan Darah Tinggi atau hipertensi merupakan kondisi kronis saat tekanan darah di pembuluh darah arteri meningkat, sehingga jantung akan bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah ke tubuh. Tekanan darah tersebut diukur dari kondisi otot jantung secara sistolik (kontraksi) dan diastolik (relaksasi). Tekanan darah normal berada dalam sistol kisaran 100—140 mmHg dan diastole 60—90 mmHg. Hipertensi terjadi pada sistol/diastol 140/90 mmHg ke atas, tetapi sejumlah sumber sudah mewaspadai sistol/diastol 130/80 mmHg.

Jenis Hipertensi

Kondisi tekanan darah yang tinggi ini terbagi menjadi dua jenis. Pembagian tersebut didasarkan penyebab penyakirnya. Dua jenis hipertensi yaitu hipertensi primer dan sekunder. Sekitar 90% kasus merupakan hipertensi primer.

Hipertensi primer terjadi tanpa penyebab medis yang jelas, sehingga disebut juga dengan hipertensi esensial. Diperkirakan, faktor keturunan, bentuk fisik, usia, dan pola makan memengaruhi penyakit jenis ini. Pada hipertensi sekunder, penyebabnya dipengaruhi oleh organ atau kondisi yang lain. Sebagai contoh, penyakit diabetes, ginjal, jantung, sistem endokrin, dan konsumsi zat-zat terlarang (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif seperti alkohol).

Bahaya Hipertensi

Ketika seseorang mengidap hipertensi, ia akan lebih berisiko tinggi untuk terserang penyakit lain. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung iskemik, gagal jantung, serangan jantung, stroke, dan aneurisma arteri. Tekanan darah tinggi ini juga memengaruhi risiko demensia, ginjal kronik, dan gangguan kognitif. Bahkan, ia bisa menyebabkan terjadinya komplikasi dalam tubuh.

Kaitan tekanan darah dan kesehatan amat erat. Studi pun menunjukkan, peningkatan secara sedang saja berisiko memicu harapan hidup yang lebih singkat. Pengobatan hipertensi harus benar-benar tuntas alias tidak bisa berhenti saat gejala menjadi normal. Hal ini karena pada kondisi normal, tekanan darah orang tersebut dapat kembali tinggi.

Cara Mencegah Hipertensi

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pola makan, stress, dan olahraga merupakan faktor yang bisa diupayakan. Berikut adalah contoh pencegahan hipertensi:

  • Menjaga berat badan normal

Orang yang berat badannya berlebihan memiliki risiko terkena hipertensi lebih tinggi daripada yang berat badannya normal. Kisaran berat badan normal tiap orang bisa tidak sama tergantung tinggi badannya. Berat badan bisa diukur dan disesuaikan dengan Indeks Massa Tubuh.

  • Membatasi konsumsi natrium

Jumlah yang disarankan hanya <6 gram natrium klorida atau <2,4 gram natrium per hari. Kelebihan natrium klorida (garam) dapat memicu hipertensi. Tidak cuma itu, penyedap rasa (Mono Natrium Glutamat, nama bekennya Mono Sodium Glutamat) juga mengandung natrium. Jaga pola makan tetap sehat dengan membatasi konsumsi mie maupun jajanan instan yang banyak mengandung penyedap rasa.

  • Membatasi konsumsi alkohol

Batas alkohol yang dapat dikonsumsi adalah <3 unit/hari untuk laki-laki dan <2 unit/hari untuk perempuan. Gaya hidup meminum alkohol turut mendukung potensi darah tinggi, terutama hipertensi sekunder.

  • Mengonsumsi buah dan sayur secara teratur

Buah dan sayur adalah makanan sehat karena kaya serat dan kandungan gizi lain. Makanan ini harus dikonsumsi secara teratur daripada tergantung pada junk food.

  • Berolahraga secara teratur

Olahraga merupakan cara merawat kondisi tubuh. Biasakan diri untuk melakukan aktivitas fisik. Tidak perlu ke gym atau melakukan olahraga permainan seperti sepak bola dan basket jika sulit menentukan waktu. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki setengah jam setiap hari dan jogging setiap minggu juga dapat dilakukan.

  • Menjaga pikiran agar tidak stress

Stress dapat meningkatkan risiko darah tinggi. Oleh sebab itu, refreshing diperlukan setiap beberapa waktu tertentu. Apabila stress kian menjadi dan mengarah pada penyakit mental lain, jangan ragu datang ke dokter sebelum semakin parah.

Cara Mengatasi Hipertensi Alami

Apabila pencegahan belum cukup atau sudah terlambat, jangan khawatir. Alam menyediakan bahan-bahan yang mampu mengatasi hipertensi. Mengatasi darah tinggi secara alami tidak kalah dengan obat-obatan kimia. Bahan-bahan alami tersebut dapat menjadi pilihan, terutama bagi orang yang tidak ingin/bisa mengonsumsi obat kimia hipertensi.

Berikut adalah sepuluh obat alami hipertensi:

  1. Bawang Putih

Cara pakainya dengan memakan dua siung bawang putih lalu minum secangkir air hangat. Metode ini dilakukan tiga kali sehari.

  1. Buah mengkudu

Buah ini dianggap sebagai obat berbagai penyakit termasuk hipertensi. Rasanya memang sangat pahit tetapi tentu tidak sebanding dengan manfaatnya yang sangat besar.

  1. Bunga dan Daun Jeruk Nipis

Bahan-bahan ini direbus dan diminum setiap hari. Dapat ditambahkan dengan madu.

  1. Pisang

Jenis pisang yang berkhasiat menurunkan hipertensi adalah Musa basyoo sieb dan Musa sapientum L. Pisang berfungsi untuk mengurangi pengerasan pada pembuluh darah. Cara mengonsumsinya cukup dengan memakan buah pisang segar setiap hari.

  1. Air Kelapa

Studi menunjukkan bahwa air kelapa muda ternyata merupakan sarana terapi non farmakologi, yaitu mengurangi efek samping dan meningkatkan efikasi obat hipertensi. Kandungan elektrolit pada air kelapa hijau juga dipercaya dapat mengurangi hipertensi.

  1. Daun Meniran

Bahan ini dianjurkan untuk mengatasi hipertensi yang disertai dengan pembengkakan kaki. Perlu diperhatikan bahwa terlalu banyak meniran dapat melemahkan syahwat. Jumlah yang relevan untuk pengobatan adalah seperempat genggam.

  1. Daun Pegagan

Rebusan 20 lembar daun pegagan juga dapat mengatasi darah tinggi. Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa dua seperempat gelas untuk tiga kali minum.

  1. Daun Seledri

Untuk mengatasi hipertensi dapat dengan menggunakan rebusan daun seledri. Selain air rebusannya diminum, seledri tetap bisa dimakan sehingga tidak perlu dibuang.

  1. Daun Alpukat

Seduh tiga lembar daun alpukat dengan segelas air panas. Dapat juga ditambah dengan memakan buahnya, terutama apabila penderita hipertensi juga mengidap diabetes.

  1. Belimbing Wuluh

Rebus tiga belimbing wuluh dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum airnya setelah sarapan. Hal yang perlu digarisbawahi adalah tidak sembarang orang bisa menggunakan bahan ini. Belimbing pantang dikonsumsi jika air kencing mengandung kristal oksalat karena buah tersebut mengandung asam oksalat. Rasanya yang asam juga tidak direkomendasikan bagi orang yang memiliki gangguan asam lambung.

M-BioPro untuk Penderita Hipertensi

Setelah menyimak bahan-bahan alami obat hipertensi, barangkali timbul pertanyaan, “Bagaimana mendapatkan bahan tersebut secara rutin?” Terutama di perkotaan, tidak semua rumah memiliki cukup akses pada tanaman obat karena tanah yang ditanami kian minim. Solusi baru tersedia dalam wujud obat herbal. Dalam obat herbal, terdapat kebaikan beragam bahan-bahan alami.

M-BioPro adalah ramuan yang diformulasikan dari air kelapa, tumbuhan sarang semut, akar papaya, daun ketepeng, ekstrak kulit manggis, madu, dan propolis. Fermentasinya dilakukan secara alami dengan bakteri probiotik (bakteri baik) berjenis lactobacillus, bifidobacterium, dan keturunannya. Kolaborasi obat alami dan bakteri baik akan langsung menjaga tubuh dan membunuh penyakit dari dalam. M-BioPro dapat mengatasi berbagai penyakit, termasuk hipertensi.

Untuk mendapatkan bimbingan cara mengatasi darah tinggi secara alami dapat berkunjung ke Apotek Az-Zahra Medika yang berada di Jl. Raya Pleret KM1 Potorono Bantul Depan Balong Water Park dengan telpun 0821-3592-8716 dan Apotek Az-Zahra yang beralamatkan Jl. Raya Piyungan – Prambanan Km3 Srimartani Bantul dengan telpun 0821-3485-1327. Pelayanan 24 jam.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *